DuniaPeople

Menjadi “single” menyehatkan anda

menurut penelitian

Artikel Asli :  BusinessInsider.com.

Pada tahun 2015, dua orang peneliti sosial Natalia Sarkisian and Naomi Gerstel melakukan penelitian bagaimana hubungan  sosial dari para single dan pasangan menikah kepada tetangga, sanak saudara dan teman. Mereka menemukan bahwa para single lebih dekat dan terhubung dengan jaringan sosial mereka juga cenderung memberikan dan menerima bantuan dibandingkan dengan pasangan yang telah menikah. Hasil penelitian yang mereka dapatkan tetap stabil walau mereka memasukan faktor seperti ras, gender, dan tingkat pemasukan.

Pada laporannya, Sarkisian dan Gerstel menambahkan bahwa menjadi single menaikkan koneksi sosial mereka baik bagi pria maupun wanita.

Para single mungkin lebih sehat secara fisik.

Setelah melakukan survei terhadap 13,000 pria dan wanita antara usia 18 hingga 64 Tahun, peneliti menemukan bahwa mereka yang single dan belum pernah berumah tangga lebih sering berolah raga tiap minggunya dibanding pasangan menikah atau yang pernah menikah (telah bercerai).

Pada jurnal Social Science dan Medicine tahun 2015, yang membandingkan index massa tubuh terhadap 4500 orang di 9 negara Eropa, menunjukkan bahwa pria dan wanita single sedikit memiliki index massa tubuh yang lebih rendah, dibandingkan dengan rata – rata pria dan wanita yang menikah. Secara keseluruhan, berat badan pasangan menikah juga lebih berat kurang lebih 2 KG dari para single.

Single memiliki kemungkinan yang lebih untuk mengembangkan diri.

Sebuah analisa data oleh National Survey of Families and Households yang membandingkan lebih dari 1000 orang yang belum pernah enikah dengan 3000 orang yang telah menikah sejak tahun 1998, menemukan bahwa para single lebih menunjukkan pengembangan diri dibandingkan dengan yang telah menikah.

Pria single menjadi kurang dermawan setelah menikah.

Berbasis dari data survei ribuan warga Amerika Serikat yang dilakukan pada tahun 1987 atau 1988 kemudian disurvei lagi lima tahun kemudian, peneliti menemukan sample yang telah menikah dalam jangka waktu lima tahun tersebut menghabiskan rata – rata kurang dari USD 1.875 untuk diberikan kepada teman – teman yang mereka miliki ketika masih single. Data yang didapat tidak sama dengan data yang didapat dari sample wanita.

Para single mungkin lebih memiliki waktu untuk sendiri dan mendapatkan keuntungan dari hal tersebut, dibanding dengan pasangan yang telah menikah.

Menurut seorang psychotherapist bernama Amy Morin, ketenangan dapat menghasilkan berbagai keuntungan untuk kesehatan mental. Hal tersebut juga membantu anda lebih produktif dan kreatif.

Ditambahkan juga oleh ahli psikologi lain bahwa ketenangan (bukan kesepian) dapat dihubungkan dengan perasaan kebebasan hingga tingginya tingkat kreatifitas dan intimasi.

 

 

Source
http://www.businessinsider.sg
Tags

Related Articles

Close